06
Feb

Memilih Lampu yang Tepat Agar Rumah Nyaman

Bagaimana memaksimalkan fungsi sebuah lampu dalam ruang pada akhirnya bergantung pada banyak hal. Ini dapat berupa teknik pencahayaan, pemilihan bahan dan kualitas lampu, hingga penempatan/posisinya di dalam ruang. Proses pemilihan lampu sendiri merupakan proses yang tidak dapat disepelekan. Lantas, bagaimana sih cara memilih lampu yang tepat?

Nah, sebelum masuk pada penjelasan tersebut, berikut adalah tips umum yang harus Anda perhatikan saat membeli lampu.

  1. Sesuaikan dengan konsep ruang. Apa pun jenisnya, entah itu lampu LED, lampu belajar, lampu dinding, lampu meja, atau justru lampu hias klasik, cobalah untuk menyesuaikannya terlebih dulu dengan menimbang konsep ruang. Sebagai contoh, satu ruang berkonsep minimalis tentu sesuai dengan model lampu yang cenderung simpel–dengan pemilihan warna-warna kalem yang “nyaman” bagi mata. Sementara itu, ketahui pula kebutuhan pencahayaan pada ruang. Apakah itu berfungsi sebagai penerangan plafon, hiasan dinding, atau justru elemen dekoratif lain–cobalah untuk mempertimbangkan kebutuhan ruang Anda.
  2. Rancanglah suasana berbeda untuk setiap ruang. Setidaknya, kita mengenal tiga lapis fungsi pencahayaan pada ruang. Fungsi tersebut, yakni (1) menciptakan kenyamanan penghuni; (2) membentuk nuansa, serta (3) menambah nilai estetika. Untuk mencapai fungsi kedua, Anda dapat memisahkan bagian ruang di dalam rumah terlebih dulu; lalu pilih lampu yang sesuai dengan fungsi tersebut (akan dijelaskan pada subbab berikutnya).
  3. Posisi lampu itu penting. Rumah yang nyaman dapat diwujudkan dalam beragam cara. Perihal lampu, satu tips yang paling penting adalah dengan memastikan posisi lampu. Adapun dalam hal ini, segera tentukan titik-titik pencahayaan yang pada akhirnya “menunjang” fungsi. Sebagai contoh, penggunaan lampu pada foyer tidak hanya dimaksudkan untuk menerangi ruang; melainkan juga “menerima tamu”, dan memberikan kesan yang lebih hangat sekaligus cantik.
  4. Ukuran lampu. Untuk ruangan berukuran kecil, tentu akan lebih cocok jika Anda menggunakan lampu berukuran yang sepadan (kecil). Tujuannya, untuk menghindari kesan sesak yang pada sisi lain: memengaruhi penghuninya secara psikologis.
  5. Pertimbangkan bujet untuk membeli dan perawatan lampu. Selain memperhitungkan bujet di awal pembelian lampu, pastikan nantinya Anda tidak perlu membayar listrik berlebih, lantaran salah memilih lampu. Solusinya, gunakanlah lampu hemat energi dan berkualitas tinggi.