17
Feb

Menata Pencahayaan Rumah Berlahan Sempit

Anda ingin memiliki ruangan yang tampak lebih luas dan efisien dalam penggunaan ruang walaupun pada dasarnya hanya memiliki ruang di lahan yang sempit. Hal itu bukan pekerjaan sulit jika saja sang penghuni rumah mau memanfaatkan beberapa furnitur dan elemen ruangan dengan cerdik.

Beberapa di antaranya dengan pengaturan cahaya dan cat dalam ruangan. Pencahayaan di rumah berlahan sempit harus maksimal untuk menciptakan kesan lapang dalam ruangan. Cahaya rumah yang remang-remang akan menyebabkan rumah terkesan suram dan sesak.

Baik rumah besar maupun kecil, tentu faktor pencahayaan menjadi faktor utama. Itu karena sejak awal perlu diperhatikan pemilihan bangunan rumah agar memiliki pencahayaan yang baik. Kalau bisa jangan memilih rumah berada di ganggang sempit. Pencahayaan alami juga direkomendasikan untuk ruangan yang memiliki lahan terbatas.

Cahaya matahari merupakan sumber cahaya penerangan yang sehat dengan ultraviolet pada pagi hari. Karenanya, rumah dengan jumlah dan volume jendela yang besar dan banyak bisa menjadi penyumbang di ruangan sempit yang tak lagi terlihat sempit. Untuk pencahayaan alami, dia menyarankan adanya banyak jendela, baik di belakang maupun di depan.

Jangan memilih rumah yang di gang-gang, sebaiknya pilih dengan konsep yang baru dengan terdapat ruangan luar yang baik. Selain itu, sirkulasi udara yang baik dengan memiliki ventilasi udara tidak hanya di lubang udara di atas pintu dan jendela, juga ada di setiap celah dalam rumah yang dapat dimasuki udara sehingga sirkulasi udara lancar.

Dengan begitu, kenyamanan ruangan menjadi lebih sejuk. Untuk pemilihan cat di ruangan sempit, sebaiknya pilih warna cat yang terang, seperti putih, kuning muda, biru muda, dan jangan yang berwarna gelap. Cat berwarna gelap mengesankan ruangan sempit.

Dalam pemilihan cat direkomendasikan untuk menggunakan warnawarna pastel atau putih agar pantulan cahaya dari lampu menjadi jelas.